NFC: Sejarah NFC dan Kegunaannya

Near Field Communication atau yang sering disebut sebagai NFC membutuhkan dua perangkat yang kompatibel satu sama lainnya. Disaat yang satunya bertindak sebagai transmitter sementara perangkat lainnya sebagai penangkap sinyal.

Sejarah NFC

Sejarah NFC sendiri tak lepas dari penemunan RFID atau Radio Frequency Identification oleh Charles Walton 1983 yang dirinya kemudian mempatenkan teknologi tersebut.

Yang kemudian teknologi itu berkembang yang menjadi NFC. Teknologi NFC sering digunakan untuk kebutuhan sehari hari dari elektronik khususnya ponsel.

Samsung sendiri adalah pabrikan pertama yang menggunakan NFC di dalam teknologinya, dengan ponsel Samsung Nexus S 2010.

Perangkat yang disebut sebagai transmitter adalah perangkat pasif, misalnya kartu uang elektronik atau lainnya yang hanya bisa mengirim informasi ke smartphone yang memiliki fitur NFC tanpa membutuhkan tambahan daya.

Sementara perangkat penangkap sinyal disini berarti smartphone itu sendiri, yang bisa menangkap sinyal dari kartu uang elektronik dan lainnya.

Sebagai contoh sederhananya, disaat ingin bepergian menggunakan KRL, kamu tidak perlu lagi membeli tiket untuk masuk ke dalam stasiun, cukup tempelkan smartphone kamu ke pintu loket masuk yang sudah disediakan. Jadi, dengan NFC, smartphone juga bisa digunakan sebagai “tiket” untuk sarana transportasi umum.

Jika diperhatikan dengan seksama, sekilas cara kerja NFC ini mirip dengan bluetooth atau WiFi yang membutuhkan gelombang radio untuk mengirim dan menerima informasi.

Hal yang membedakan adalah, NFC menggunakan teknologi Radio-Frequency Identification (RFID) jenis lama yang menggunakan induksi elektromagnetik untuk mengirimkan informasi.

Perangkat pasif yang dibutuhkan pun tidak harus memiliki daya, tapi harus mengandalkan medan elektromagnetik yang diproduksi komponen aktif NFC disaat kedua perangkat saling berdekatan. Hal tersebut yang membedakan antara NFC dan bluetooth.

Saat ini fitur NFC memiliki tiga mode operasi dan yang paling banyak digunakan adalah mode peer-to-peer yang memungkinkan dua perangkat ber-NFC bisa saling bertukar informasi satu sama lain.

Kemudian ada juga mode read/write yang secara singkat mode ini hanya bisa mentransmisi data satu arah. Contohnya smartphone yang bertindak sebagai perangkat aktif untuk membaca perangkat pasif lain seperti uang elektronik.

Mode terakhir adalah card emulation, mode ini umum digunakan dalam pembayaran digital, karena fitur NFC akan bertindak sebagai kartu kredit untuk melakukan pembayaran dengan lebih mudah.

Kebutuhan NFC

Dalam perkembangan jaman, kebutuhan penggunaan NFC semakin lama semakin diperlukan, tentunya dengan kompatibilitas antara gawai akan menjadi faktor penentu.

Baca Juga:  Rekomendasi Aplikasi Untuk Belajar Bahasa Asing Gratis

NFC bisa berguna juga untuk menghubungkan ponsel dengan TV, ponsel dengan kamera, kamera dengan printer dan lain sebagainya.

Tentunya dengan kebutuhan NFC yang semakin besar, semua pembuat perangkat elektronik akan berlomba-lomba untuk menyematkan fitur NFC di semua perangkatnya, yang akan memudahkan pengguna untuk mentransfer data atau saling menghubungkan perangkat satu dengan yang lainnya.

Nah, GoodGamers, di atas adalah artikel tentang sejarah NFC dan kegunaannya, tentu tidak semua gadget tidak tersedia fitur ini. Nah, saatnya kamu memilih saat akan membeli gadget yang akan kemu beli yang menyediakan fitur NFC.